dari hati untuk semua….

ZUHUD

Allah akan memberimu ilmu kepada orang yang ber-zuhud terhadap perkara duniawi.
.
Barang siapa berzuhud terhadap perkara duaniawi, niscaya Allah akan mengejarkan ilmu kepadanya tanpa belajar, dan memberinya petunjuk tanpa pembimbing, dan menjadikannya sebagai orang yang tajam pandangan hatinya serta dia akan membuka kebutaannya (Riwayat Abu Na’im melalui Ali k.w.).

Anjuran Berzuhud.
Cukupkanlah mati dijadikan sebagai pendorong untuk berzuhud di dunia dan mengharap (pahala) di akhirat (Riwayat Ahmad).
Dalam hal ini kita dianjurkan agar berzuhud terhadap perkara duniawi dan selalu mengharapkan pahala di hari kemudian.  Barang siapa yang bersifat demikian, maka ia termasuk orang yang beruntung.

Faedah Zuhud.
Ber-zuhud dalam masalah duniawi dapat menenangkan hati dan jasmani, sedangkan mengharapkan masalah duniawi dapat memperbanyak kesusahan dan kesedihan, dan hidup menganggur itu mengeraskan hati
. (Riwayat al-Qudha melalui Ibnu Umar r.a.).
Maksudnya adalah zuhud dapat membebaskan diri pelakunya dari rasa susah dan duka cita. Orang yang berzuhud dan juga seorang pekerja keras sangatlah dicintai Allah swt.

Kerabat Orang Alim
Orang yang paling zuhud terhadap orang alim adalah keluarga dan tetangganya
. (Riwayat Ibnu ‘Abdi melalui Jabir).
Biasanya orang yang paling ber-zuhud terhadap orang yang alim ialah anak istrinya dan para tetangganya karena mereka sudah mengenalinya sehari-hari sehingga mereka tidak akan mengharapkan apa-apa darinya, padahal ia orang alim, mereka dapat belajar banyak mengenai agama darinya.

Keutamaan ahli Wara dan ahli Zuhud.
Orang-orang yang dekat dengan Allah kelak (di hari kiamat) adalah orang-orang yang
wara‘ dan berzuhud sewaktu di dunia (Riwayat La’aal dari Salman r.a.).
Yakni Julasaaullahi ghadan, orang-orang yang kelak di hari kemudian berada di dekat Allah Swt. Di antara mereka yang kedudukannya didekatkan oleh Allah di sisi-NYA pada hari kemudian nanti adalah ahli wara dan ahli zuhud.  Atau dengan kata lain, mereka berada di dalam surga yang tertinggi dekat dengan-NYA dan sering berjumpa, melihat bahkan berbicara dengan-NYA.

Menjauhi kemewahan duniawi.

Ber-zuhudlah kamu terhadap masalah duniawi, niscaya Allah akan mencintaimu, dan ber-zuhudlah terhadap apa yang ada di tangan orang lain, niscaya orang akan mencintaimu
(Riwayat Hakim melalui Sahl ibnu Sa’d).
Apabila engkau menginginkan agar Allah mencintaimu, maka bencilah pada perkara duniawi.
Allah Swt berfirman :
Yang Artinya : ”Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di(muka)bumi.  Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang* yang berbuat kerusakan” (Al-Qashash : 77).
* selanjutnya biasa disebut . . .”Perusaknya Islam”.

Pengertian Zuhud terhadap Perkara Duniawi.

Berzuhud terhadap masalah duniawi bukanlah dengan cara mengharamkan barang yang halal, dan bukan pula menyia-nyiakan harta benda, tetapi berzuhud dalam masalah duniawi adalah hendaknya engkau lebih erat memegang apa yang ada di sisi Allah Swt. daripada apa yang ada di tanganmu dan hendaknya engkau lebih menyukai pahala musibah yang menimpamu seandainya musibah tersebut menimpa dirimu selma-lamanya (daripada dilenyapkan).  (Riwayat Turmudzi).

Zuhud terhadap perkara duniawi.
Apabila engkau menginginkan Allah mencintaimu, maka berzuhudlah terhadap masalah duniawi, dan apabila engkau menginginkan orang-orang lain mencintai dirimu, maka beriklanlah kelebihan harta benda yang ada pada dirimu kepada mereka.
(Riwayat Al-Khathib melalui Rab’i ibnu Khirasy sebara mursal).

Coba simak se baik-baik nya apabila anak bangsa yang diberi kepercayaan memimpin bangsa ini termasuk Capres-Cawapres kita, mengerti akan Wara dan Zuhud sekaligus menjalankannya dengan konsekuen, InsyaAlloh negara kita akan dipimpim oleh orang yang benar2 mengerti Islam sebagai landasan berpijak untuk memimpin bangsa ini dengan adil dan makmur. Marilah kita sama-sama berdoa untuk kemaslahatan mereka semua, amin.

Demikianlah sahabat semoga bermanfaat,
.
Wassalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: