dari hati untuk semua….

Setiap hari, seorang ibu tua menyapu jalan. Dengan seragam lusuh dan sapu di tangan, dibersihkannya pinggiran jalan berkali-kali. Orang yang lalu lalang di sana sulit menemukan debu atau daun kering. Bersih sekali. Walau digaji minim, si ibu bekerja sepenuh hati. “Saya suka melihat jalannan bersih”, katanya, “Senang rasanya melihat orang merasa nyaman lewat jalan itu!”. Ia menemukan kesukaan bekerja, bukan hanya karena mendapat gaji. Ia sadar pekerjaan itu membuatnya bisa berkarya bagi sesama.

Banyak orang tidak menyukai pekerjaannya. Waktu bekerja delapan jam sehari terasa berat karena melakukan tugas yang membosankan. Marilah kita melihat sisi positif dari bekerja. Walau membosankan, pekerjaan memberi kita upah. Dengan itu kita bisa makan dan minum, punya pakaian bersih, serta mencukupi biaya rumah tangga. Upah bekerja memberi kita harga diri karena bisa mencukupi diri sendiri, tidak bergantung pada orang lain. Di atas semua itu, bekerja adalah sebuah kesempatan. Orang mati tak lagi bisa bekerja. Mumpung masih kuat dan sehat, inilah saatnya berkarya. Bekerja sekuat tenaga. Apapun pekerjaan kita, nikmatilah sama seperti menikmati makanan dan minuman.

Apakah anda punya pekerjaan yang halal? Bersyukurlah dan nikmatilah !! Pekerjaan anda mungkin tidak sesuai dengan keinginan anda. Namun, itu tak jadi soal. Ketika bekerja sekuat tenaga dan dengan sepenuh hati, anda akan menemukan kepuasan. Bahkan, merasa mantap sebab bisa menjadi orang yang bertanggung jawab.

 


CIPTAKAN KETERBEBANAN SAAT BEKERJA
MAKA ANDA AKAN BEKERJA KERAS
TANPA MERASA DIBEBANI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: