dari hati untuk semua….

Anggota badan kita dari wudhu yang dibasuh merupakan titik-titik biologis untuk peremajaan sel tubuh, juga merupakan tempat masuknya ribuan kuman, virus dan Bakteri. Menurut Dr. Megomedov, Asisten Lembaga “General Hygiene and Ekologi di Daghestan State Medical Academy, menerangkan bahwa “Wudhu” itu merangsang (menstimulasi) irama tubuh alami, khususnya di titik aktif Biologis (Biological Active Spot = BAS).  Riset itu juga menyebutkan bahwa BAS itu sama dengan pengobatan titik refleksi China.  Bedanya untuk menguasai titik refleksi China membutuhkan waktu 15 sampai 20 tahun.  Selain itu juga fungsi refleksi China hanya untuk terapi kesehatan sedangkan Wudhu selain untuk terapi kesehatan juga mencegah masuknya bibit penyakit.

Masih menururut penelitian tersebut diatas bahwa sistem metabolisme tubuh yang berhubungan dengan beribu-ribu syaraf, ujungnya menyebar dikulit.  Wudlu merupakan Hydromessage alias pemijatan menggunakan Air, misalnya :

Ketika membasuh muka, pijatan air akan menumbuhkan efek positif pada Usus, ginjal, serta sistem syaraf atau reproduksi.

Ketika membasuh telinga, disitu ada ratusan titik biologis yang akan menurunkan tekanan darah dan mengurangi sakit.

Ketika membasuh kaki, menimbulkan efek positif pada kelenjar pituitary, otak serta mengatur fungsi kelenjar endokrin yaitu kelenjar yang mengatur keluarnya hormon dan mengendalikan pertumbuhan.

Demikian pula ketika membasuh sela-sela jari, dimana jari merupakan ujung dari serabut syaraf (syaraf rambut).
Rosululloh bersabda , “Sempurnakanlah Wudhumu dan basuhlah sela – sela jari … (HR. Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Hambali dan Imam Syafi’i)
dilihat dari ilmu medis, hal tersebut memang masuk akal, karena pada jari banyak sekali serabut syaraf, arteri, vena, dan pemuluh limfe, dengan menggosok sela – sela jari akan melancarkan aliran darah perifer (terminal) yang menjamin pasokan makanan dan oksigen.

TERAPI ANTI BAKTERI
Wudhu yang dilakukan umat muslim paling tidak 5 kali dalam sehari, bisa mencegah dan membasmi kuman-kuman, virus, atau bakteri yang akan masuk kedalam tubuh manusia melalui pori2 kulit. Menurut Mukhtar Salim dalam bukunya “SHOLAT” ; olah raga jasmani dan rohani (Prayers: a sport for the body and soul), antara lain menerangkan kalau wudhu dapat mencegah kanker kulit.  Kanker kulit merupakan jenis kanker setiap hari nempel dan dihisap oleh kulit, cara yang efektif yaitu dengan menyiramkan air dan wudhu paling tidak 5 kali dalam sehari merupakan pencegahan yang mencukupi.

Masih menurut Mukhtar Salem, membasuh muka bisa meremajakan kulit, membantu mengurangi pengeriputan kulit. Selain itu wudhu juga meremajakan selaput lendir yang menjadi alat pertahanan tubuh.

Lubang hidung merupakan tempat masuknya kuman dan virus.. Menurut penelitian yang dilakukan Mukhtar salem bahwa orang yang tidak pernah Wudhu warna hidungnya terlihat pudar dan kotor.   Ini karena hidung merupakan sirkulasi udara sehingga memungkinkan virus dan bakteri yang ada diudara bebas akan terhirup, ada yang masuk dalam tubuh dan ada yang mengendap dilubang hidung, sebaliknya orang yang sering berwudhu warna hidungnya akan kelihatan lebih cerah dan bersih.
Menghisap air kedalam hidung (ISTINSYAQ) serta mengeluarkanya (ISTINSYAR) satu kali dalam wudhu bisa membersihkan hidung dari kuman, dua kali menambah 1/3 dari kebersihan hidung dan yang ketiga 3x lubang hidung akan bersih dari kuman dan virus.
Simaklah Sabda Nabi saw, yang artinya : “Kerjakanlah Istinsyaq dan Istinsyar, kecuali jika kamu sedang berpuasa”.(al hadist).

Berdasarkan pengetahuan Ilmiah bahwa hidung terjaga kebersihannya selama 5 jam.  Bagi seorang muslim yang menjalankan dan mendirikan shalat lima waktu ditambah sholat2 sunnah dengan melaksanakan wudhu terlebih dahulu, Insya Allah akan terjaga kesehatannya. Orang yang tidak shalat dan tidak wudhu lebih mudah terkena penyakit, dan apalagi dibarengi dengan pola hidup yang kurang sehat.

Menurut Dr. Ahmad Syauqi Ibrahim, anggota Ikatan Dokter Kerajaan Saudi di london dan penasehat Penderita penyakit dalam dan jantung menjelaskan bahwa ; para pakar berkesimpulan kalau memasukan anggota badan ke dalam air, bisa mengembalikan badan yang lemah menjadi kuat, mengembalikan syaraf yang kejang kembali rileks. Demikian pula khasiat bagi pekerja yang Berwudhu dan Shalat saat Zhuhur dan Azhar membuat kita segar dalam bekerja.
Hal itu diperjelas oleh pakar dari Amerika yang menjelaskan kalau air ternyata mempunyai efek lebih.  Membasuh muka dan kedua tangan dalam berwudhu merupakan cara yang paling efektif dalam meredam emosi.  Apabila seseorang takut dengan air dingin, misalnya ketika akan Wudhu, menerut Teori kedokteran Tiongkok  itu mengindikasikan bahwa orang tersebut mengalami gangguan ginjal (ada kelainan). Ketika kita takut air dingin apabila akan wudhu, dimungkinkan ada gangguan pada ginjal kita. Dengan demikian Wudhu bisa menjadi alat untuk mendeteksi kesehatan.

Semoga kita termasuk salah satu dari orang-orang yang mengikuti dan melaksanakan petunjuk yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW.
Dan tentu saja, dalam melaksanakan wudhu tetap kita niatkan untuk menjalankan perintah Allah dan bukan karena niat ingin diberi kesehatan, karena kesehatan itu akan kita rasakan dengan sendirinya apabila kita menjalankan wudhu dengan sempurna.
.
Maha suci Allah dengan segala Firman-NYA.

Wassalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: