dari hati untuk semua….

Pada suatu hari, Abdullah bin Umar ra keluar ke paasar untuk membeli keperluannya , dan ia disertai oleh sahabatnya.

Sesampainya di pasar mereka mencari tempat untuk makan. Dan ketika itu di depan mereka lewat seorang anak kecil pengembala kambing, kemudian Abdullah ra memanggil anak gembala itu, untuk makan bersama mereka. Anak gembala itu berkata: “terima kasih, akan tetapi saya sedang berpuasa”.

Mendengar itu, Abdullah ra memandang anak gembala itu dengan kagum dan berkata: “Hai anak gembala, di hari yang panas seperti ini engkau berpuasa, sambil mengembala kambing pula?”

Anak itu menjawab: “Tuan, api neraka itu lebih panas lagi.”

Abdullah ra berkata: “Engkau benar, anak gembala.”

Kemudian Abdullah ra meminta kepada anak gembala itu untuk menjual satu dari kambingnya kepada mereka.

Tapi anak gembala itu menjawab: “Kambing-kambing ini bukan milik saya, tapi milik majikan saya “.

Abdullah bin Umar ra ingin menguji sifat amanah dan keimanan anak gembala tersebut.

Maka ia berkata: “Engkau bisa menjual satu dari kambing itu, dan uang dari hasil menjual kambing itu bisa engkau belikan apa yang engkau butuhkan.

Selanjutnya katakan kepada majikanmu bahwa serigala telah memakan kambing itu.

Apalagi majikanmu tak melihatmu, tentu dia akan percaya terhadap perkataanmu.

Bagaimana, engkau setuju?”.

Mendengar perkataan Abdullah ra, anak gembala itu menangis, dan berkata: “Jika pun majikan saya tak melihatku, akan tetapi Allah SWT selalu melihat dan mengetahui apa yang aku kerjakan. Semoga Allah memaafkan tuan. Dimanakah Allah .. ?

Dan anak tersebut terus-menerus mengulang perkataannya itu sambil menangis: di manakah Allah .. ? Di manakah Allah.. ?

Maka Abdullah bin Umar ra pun menangis mendengarnya, sambil mengikuti perkataan si gembala itu: “Di manakah Allah .. ?!”

Kemudian Abdullah bin Umar ra membeli anak gembala itu dan kambing-kambingnya dari tuannya, dan membebaskannya dari perbudakan.

Dan berikutnya dia menghadiahkan seluruh kambing itu kepada si anak gembala, sebagai balasan atas sifat amanah dan keimanannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

%d bloggers like this: